BeritaDaerahTubaba

Unik. Alasan Meteran Putus, Pembangunan Jalan Lapen Tiyuh Margo Mulya Kurang Volume 60 Meter

2
×

Unik. Alasan Meteran Putus, Pembangunan Jalan Lapen Tiyuh Margo Mulya Kurang Volume 60 Meter

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tulang bawang barat, (infoku.co.id)-

Bergulirnya dugaan kurang volume dan syarat akal-akalan pada pembangunan Jalan Lapen Tiyuh (Desa) Margo Mulya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025, Agus Siswanto kepala Tiyuh setempat akui terdapat kekurangan volume pada proyek pembangunan jalan Lapen tahun 2025 dikarenakan meteran terputus.

Diketahui panjang jalan Lapen yang menelan anggaran 243 Juta Rupiah itu seharusnya dibangun dengan panjang 600 meter ternyata kurang sekitar 60 meter, selain itu kondisi jalan Lapen tersebut sudah banyak kerusakan di beberapa bagian.

“Kemarin memang proyek jalan Lapen itu kurang volume, panjangnya kurang 60 meter karena waktu ngukur meterannya putus,” ungkap Agus saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (20/6/2026).

Namun, Tambah Agus, kekurangan volume tersebut telah dibangun kembali di awal tahun 2026 ini, itupun sudah di cek langsung oleh Camat Batu Putih, Babin, dan seluruh aparatur Tiyuh Margo Mulya.

“Di bulan Januari tahun ini, kami sudah menambah volume sekitar 68 meter. Pengecekan langsung telah dilakukan bersama Pak Camat dan Pak Babin dengan turun ke lokasi proyek,” jelasnya.

Saat disinggung siapa yang mengerjakan pembangunan jalan Lapen tersebut, Agus dengan gamblang mengatakan bahwa pihaknya langsung yang mengerjakan.

“Kalau yang mengerjakan kita sendiri, belanja matrial juga kita sendiri,”kata Agus

Meskipun pembangunan tersebut diklaim telah selesai sesuai volume dan spek, namun pihak Inspektorat hingga saat ini belum melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap hasil  proyek jalan Lapen tersebut. “Pengecekan dari inspektorat belum dilakukan dan mereka juga belum pernah turun ke lokasi proyek jalan Lapen,” ucapnya.

Sayangnya dari pantauan awak media saat melakukan pemantauan langsung di lokasi jalan Lapen masih menunjukkan beberapa kerusakan. Aspal terlihat mengelupas, batu onderlagh tampak jelas, permukaan jalan bergelombang, serta terdapat rumput yang tumbuh di badan jalan – mengindikasikan ketebalan lapisan aspal yang sangat tipis.

Terpisah, Ricky Camat Batu Putih saat dihubungi awak media melalui sambungan telfon mengatakan sudah meninjau langsung pembangunan Lapen tersebut dan dirinya mengklaim bahwa pekerjaan itu sudah dikerjakan sesuai perencanaan.

“Kekurangan volume itu sudah ditambah, bahkan dilebihkan sekitar 8 meter, dan saya rasa sudah sesuai,”kata Ricky

Namun saat di tanya kembali terkait apakah peninjauan dari kecamatan pada pembangunan jalan Lapen tersebut melibatkan Tim teknis yang mengerti tentang spek pembangunan Lapen, Ricky mengatakan pihaknya tidak punya wewenang untuk masuk keranah teknis pembangunan.

” kami ini kan hanya melihat hasil pekerjaan, dan kami lihat sudah bagus serta sudah dipergunakan untuk masyarakat, jadi kami tidak masuk keranah teknis,”tegas Camat Batu Putih tersebut. (Khoiri)