BeritaDaerahTubaba

Peran Pengawasan dan Pembinaan Kecamatan Batu Putih Lemah, Inspektorat Tubaba Akan Telusuri Dugaan Kekurangan Volume pada Pembangunan Drainase Tiyuh Margo Dadi

2
×

Peran Pengawasan dan Pembinaan Kecamatan Batu Putih Lemah, Inspektorat Tubaba Akan Telusuri Dugaan Kekurangan Volume pada Pembangunan Drainase Tiyuh Margo Dadi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tulang bawang barat, (infoku.co.id)- terkait Pembangunan Drainase Tiyuh (Desa) Margo dadi Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) yang di duga dikerjakan asal-asalan hingga kurang Volume pada Tahun Anggaran 2025, Inspektorat Tubaba melalui Irbansus V tegaskan akan tindaklanjuti dan akan di koordinasikan kepada irban 1 yang membidangi.

Hal tersebut di katakan Muslim Irbansus V pada inspektorat kabupaten Tubaba saat dihubungi melalui pesan WhatsAppnya pada Jum’at (6/03/2026) sekira pukul 13:22 WIB.

“Nanti akan kita koordinasikan ke Tim Irban 1, kayaknya mereka belum turun,”singkat Irbansus tersebut.

Munculnya temuan tersebut tentunya menambah daftar buruk di Tiyuh kecamatan Batu Putih kabupaten Tubaba terkait hasil pekerjaan pembangunan infrastruktur yang sudah ada beberapa kali temuan terkait kekurangan volume.

Diantaranya waktu lalu pembangunan Lapen di Tiyuh Margo Mulya Kecamatan Batu Putih yang di duga kuat kekurangan volume hingga 62 meter, dan kali ini kembali terjadi pada pembangunan drainase di Tiyuh Margo Dadi Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tubaba.

Hal ini tentunya menimbulkan sejumlah pertanyaan dikalangan masyarakat terkait tugas dan fungsi kecamatan sebagai perpanjangan tangan Bupati Tubaba terkait fungsi pengawasan dan pembinaan.

Namun sayangnya, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ricky Camat Batu Putih enggan membalas pesan WhatsApp yang dikirimkan awak media terkait keterbukaan informasi terkait adanya dugaan beberapa  kekurangan di sejumlah pembangunan Tiyuh di kecamatan Batu Putih.

Sebelumnya..

Pembangunan drainase Tiyuh Margo Dadi Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) Lampung,  yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2025 diduga asal jadi dan tidak sesuai volume yang ditentukan.

Hal itu terlihat saat sejumlah awak media meninjau kelokasi pekerjaan Drainase tersebut, tampak susunan batu drainase terlihat asal-asalan dan terdapat keretakan dibeberapa bagian drainase hingga menimbulkan dugaan bahwa drainase tersebut dikerjakan asal-asalan.

Bahkan, saat dijumpai dikediamannya waktu lalu, Sudarmansah Silalahi, Kepala Tiyuh (Desa) Margo dadi Kecamatan Batu Putih tersebut mengakui bahwa hingga bulan February tahun 2026 masih ada kekurangan volume pada pembangunan drainase tersebut.

“Iya sebenarnya itu kurang sedikit lagi, paling kalau dikerjakan hanya menghabiskan dana sekitar 2 juta rupiah, tapi karena terkendala cuaca jadinya kami belum bisa melanjutkan pembangunan tersebut,”elaknya

Meskipun sudah menjadi temuan saat monitoring dan evaluasi (Monev) Kecamatan Batu Putih tahun 2025 lalu, namun kepala Tiyuh Margo Dadi mengatakan akan melanjutkan pembangunan tersebut jika cuaca sudah mendukung.

“Memang kemarin sempat menjadi temuan pihak kecamatan, tapi kalau cuaca sudah mendukung nanti pasti dilanjutkan lagi, karena seperti yang saya katakan tadi untuk menyelesaikan itu paling habis anggaran sekitar 2 juta rupiah saja,”pungkasnya. (Khoiri)